Ternyata Meteorid, Meteor, dan Meteorit Itu Berbeda, Apa Perbedaannya?

Ternyata Meteorid, Meteor, dan Meteorit Itu Berbeda, Apa Perbedaannya

Ternyata Meteorid, Meteor, dan Meteorit Itu Berbeda, Apa Perbedaannya? Teman-teman yang sering mengamati peristiwa langit mungkin tidak asing dengan fenomena hujan meteor.

Ternyata Meteorid, Meteor, dan Meteorit Itu Berbeda, Apa Perbedaannya
Ternyata Meteorid, Meteor, dan Meteorit Itu Berbeda, Apa Perbedaannya

Hujan meteor merupakan salah satu peristiwa langit yang terjadi ketika ada batuan antariksa yang masuk ke atmosfer Bumi.

Batuan antariksa itu terbakar di atmosfer Bumi sehingga terlihat seperti kilauan bintang jatuh.

Yap, maka itu, hujan meteor sering disebut sebagai fenomena bintang jatuh. Padahal, sebuah bintang tidak akan bisa jatuh.

Selain meteor, ada juga meteorid dan meteorit dalam istilah astronomi. Meteor, meteorid, dan meteorit itu berbeda, lo.

Apa perbedaan dari ketiga benda langit ini, ya? Cari tahu, yuk, supaya kita tidak salah menyebutnya!

Meteorid

Ada banyak benda antariksa di tata surya kita, mulai dari planet, planet kerdil, asteroid, komet, dan lain-lain. Semuanya itu mengorbit Matahari sebagai bintang induk.

Jalur orbit setiap benda antariksa tidak sama dan tidak searah. Bisa saja jalur orbitnya saling bersinggungan.

Hal ini membuat ada beberapa asteroid dan komet yang mengorbit Matahari bisa jadi bergerak ke dekat Bumi.

Saat mengorbit Matahari, asteroid dan komet terpanaskan sehingga hancur sedikit demi sedikit dan menghasilkan ekor.

Ekor ini terdiri dari bebatuan kecil yang bisa tertinggal di orbit Bumi saat melintas di dekat planet kita.

Serpihan dari asteroid dan komet yang berada di jalur orbit Bumi inilah yang disebut sebagai meteorid.

Meteor

Saat mengorbit Matahari, Bumi akan melintasi tempat tinggal sisa-sisa komet dan asteroid itu.

Bumi memiliki tarikan gravitasi yang cukup kuat untuk menarik benda-benda yang berada di jalur orbitnya, termasuk juga bebatuan sisa itu.

Nah, puing-puing bebatuan itu tertarik gravitasi Bumi dan masuk ke atmosfer Bumi.

Karena suhu di atmosfer Bumi sangat panas, bebatuan itu akan terbakar.

Peristiwa terbakarnya sisa-sisa asteroid dan komet di atmosfer Bumi akan terlihat oleh manusia sebagai cahaya yang bergerak cepat di langit.

Seberkas cahaya itulah yang disebut meteor atau yang biasa kita juluki sebagai bintang jatuh.

Meteorit

Meteor yang memasuki atmosfer Bumi ada yang berukuran kecil dan ada juga yang berukuran besar.

Bebatuan yang berukuran kecil biasanya akan terbakar habis di atmosfer Bumi.

Namun, ada juga bebatuan berukuran besar yang tidak terbakar habis saat memasuki atmosfer Bumi.

Akibatnya, batu itu akan mencapai permukaan Bumi dan jatuh ke tanah. Inilah yang disebut sebagai meteorit.

Nah, itu dia perbedaan antara meteorid, meteor, dan meteorit. Jangan sampai tertukar, ya!